Musik Adalah Jiwaku





Musik adalah hal yang tidak terpisahkan dari kehidupan kita sehari hari, kadang dalam sehari kita pasti mendengarkan Musik. entah itu musik klasik , rock, kroncong dan dangdut apa malah musik selingan iklan, begitu juga saya, rasannya tidak bisa hidup tanpa musik. Itu berawal ketika saya masih di kampung dulu dari teman2 suka pada main gitar dengan menyayikan lagu lagu dangdut, waktu itu terbesit dalam benak saya kenapa kita tidak satukan aja biar tambah seru..? akhirnya dari ngumpul-ngumpul di warungnya samingun. Sedikit demi sedikit mencoba menyatukan permainan musiknya. Saya Pegang Melodi , Joko main bas, Edi adik saya main ritem kendang di pegang Oleh Samingun, Suling di pegang sama Sawal dan kecrek siapa aja yang nontong deh... waktu itu belum pakai gitar Elektrik masih pakai gitar Bolong... waktu itu lagu garapan pertama adalah lagu terbayang-banyang Oleh Ona Sutra.. wkwkwkw Alhamdulilah dalam sekali latihan lagu tersebut dapat di mainkan dengan kompak, walaupun saya masih terkendala dengan Melodi di tengah akhirnya bisa juga mengatasinya He.. he.. he... malam berikutnya ngulik lagu yang lainnya , sampailah kami resmi menyatakan bikin group musik dangdut. waktu itu di namakan “Andeske” Norak banget ya.. singkatan dari Anak desa kedungwaru. Pucuk di cunta Ulam tiba. waktu itu ada Guru SD baru di desa kami, Namanya pak Budi, beliau mengajar kesenian didesa kami, Pak budi Punya peralatan musik kumplit berikut Sound Systemnya sekaligus di sebagai sesepuh di antara temen teman kami. Alhamdulilal ya alloh.. Akhirnya apa yang diimpikan terwujud juga. Dengan semangat 45 saya beserta pasukanya latihan pertama kalinya dengan Gitar elektrik, wak bener bener nikmat kakak....?! awalnya sih rada kaku juga, tapi setelah sekian lama terasa udah lemes nih tangan. Untuk menguji kemampuan sengaja mengelar konser (Wkwkwkwkwkw biar rada keren Napa.?) di balaidesa Kedungwaru pak lurah tak luput undangan sebagai tamu kehormatan. panggung sementara memakai bambu beratap trepal hijau punya rustarja yang banyak bolongannya. gak apa apa deh.. Malam pertunjukanpun dimulai banyak sekali penontong yang ingin menyaksikan pertujukan Perdana.. wkwkwkwwkw sungguh respon penonton tidak seperti yang saya bayangkan, begitu banyak penonton yang memadati area pertunjukan pedagang banyak sekali yang pada jualan dan yang tak kalah menariknya ada Koproknya Juga loh...? ( semacam permainan judi dadu ). Awal mulai dari pertunjukan itulah nama grup saya mulai menyebar ke tetangga kampung, kecamatan, bahkan sampai pernah mengiringi Artis Ibu kota seperti Itje Trisnawati, mansyur dll, Cuma yah... namanya pemain karbitan tidak bisa mengandalkan makan dari bermain musik, pertama yang mernyatakan keluar dari grup tersebut adalah saya, bayak rekan rekan saya yang menyayangkan kepergianku , Cuma karena ada penggilan kerja di Daerah Banten, rasanya sih berat sekali meninggalkan teman-teman, Cuma apa daya. Itu semua buat masa depan saya. Awal mula dari situlah lama kelamaan grup yang saya rintis dari Nol bubar sampai sekarang.. Hanya kenangan bersama teman-teman kampung yang masih sangat melekat di hati ini....percayalah sahabat... kita masih bisa bekumpul kembali dalam suasana yang lain.. salam sejahtera buat sahabatku.



Salam


2 comments:

Anonim mengatakan...

met sing kakak , wah saya dulu salah satu penggemarmu mas..

cus kdw mengatakan...

hahahahahhah luctu yakin lik

Poskan Komentar

Template by : kendhin x-template.blogspot.com